Menyusuri Kali Songo

Pagi ini, pukul 09.00 WIB. 14 Maret 2012, kami team Paguyuban Trisno Kali Songo melakukan penelusuran ke lokasi Kali Songo. Kami ber-Empat (Sugianto, Parmanto, Piyon Wicaksono dan Jaino) hanya berbekal sabit dan camera. Sabit untuk membabat rerimbunan jalan di sekitar Kedung Meneng dan camera untuk mengabadikan peristiwa dan pesona wajah sungai. Sayang, cameranya tidak berfungsi dengan baik saat di lokasi. Kami hanya bisa mengambil empat moment jepretan camera.

 Salah Satu Air Terjun Di Lokasi Kali Songo
Jarak kampung kami (Dayu) ke lokasi Kali Songo kurang lebih 3 km. Jalan menuju ke Kali Songo sebenarnya bisa dilalui motor, namun karena medannya lumayan sulit, kami memilih jalan kaki. Kurang lebih 20 menit kami sampai kawasan Kali Songo Bagian tengah. Kami menyusuri lewat tepian sungai (jalan setapak) yang sering dilalui penduduk menuju ke ladangnya. Perjalanan kami kali ini ingin langsung menuju tempat (Kedung) yang sangat terkenal di wilayah Kali Songo. Namanya Kedung Meneng. Kedung ini sangat dalam da airnya sangat jernih. Menurut desas dedus di masyarakat dukuh Dayu kedung ini sangat angker. Jika sedang terjadi kemarau panjang, ada sebagian masyarakat yang melakukan ritual di kedung Meneng untuk berdoa minta hujan. 

Air Terjun Di Bawah Kedung Meneng

Kami belum mampu menyusuri sampai ke hulu sungai. Kami hanya sampai sekitar kedung meneng. Sungguh sangat fenomenal. Air sungainya mengalir deras dan sangat jernih. Bebatuan di badan sungai sangat eksotik dan mengundang decak kagum. Bebatuan bagai di tata rapi dan sangat mempesona. Besar dan lebar bebatuan memberi nuansa damai saat duduk, memandang rimbunnya pepohonan di kanan kiri sungai sambil memdengar gemericik air sungai yang membentur bebatuan. Kami mandi, kami minum air sungai. 

 Piyon dan Parmanto Perpose Di tengah Sungai Berbatu Indah

Merdeka...... Sampai Juga di Kedung Meneng

Setelah kurang lebih 3 jam kami menyusuri sungai, akhirnya kami kembali pulang. Perjalanan pulang kami melewati badan sungai. Jalannya sangat sulit. Kami menemukan banyak air terjun yang indah. Kami berhenti dan mengamati air terjun yang kami lewati. Kami berharap suatu saat nanti bisa mengadakan lomba fotografer di lokasi ini. Bagi pembaca yang berkenan membantu kami untuk mengadakan kegiatan tersebut bisa kontak kami. Semoga menjadi kerja sama yang baik di dalam menjaga dan melestarikan lingkungan (sungai)

Air Terjun Lagi

4 komentar:

Anonim mengatakan...

Sip maju terus, pandit

Anonim mengatakan...

Sip maju nterus, pandit

kalisongo mengatakan...

Suwun pak..... doa, dukungan dan motivasinya kami tunggu selalu.

Paguyuban Keluarga Mandiri Kelola Sampah mengatakan...

Saya baru belajar kasi komen, pakai ID blog menoreh, ternyata susah-----