Mencari Bibit Mangrove

Hari ini, 8 Pebruari 2012, kami team dari Paguyuban Trisno Kali Sogo dan Pokmaswas Kejung Samodra mencari bibit mangrove. Karena kolibag sejumlah 20000 telah siap di isi tanah dan selanjutnya siap ditanami bibit mangrove. Mencari bibit mangrove di lokasi mangrove tidaklah gampang. 

Team Pencari Bibit Mangrove Naik Sampan
Karena lokasi mangrove  sangat berlumpur dan akar pohon mangrove sangat rapat. Untuk memudahkan perjalanan kami naik sampan. Bibit mangrove dengan susah susah mudah dapat kami temukan di area mangrove pantai Cengkrong desa Karanggandu kec. Watulimo Trenggalek.

Beberapa menit kemudian kami tiba di lokasi mangrove. Lokasi mangrove sangat berlumpur. Akar-akar mangrove juga sangat rapat. Jika tidak hati-hati kaki akan tersangkut tirem (tumbuhan yang tajam serupa silet). Karena tidak memakai sepatu, saya berjalan sangat hati-hati. 

Rapat Akar-akar Mangrove

Untuk memperoleh bibit mangrove tidaklah sulit. Biasanya buah yang sudah masak berjatuhan dan tinggal memungut. Namun walaupun demikian meskipun tinggal memungut tidaklah gampang. Karena buah mangrove yang jatuh berada di antara akar-akar mangrove yang sangat lebat. Jadi saat mengambilnya sangat sulit sekali dan melelahkan.

Memungut Buah Mangrove

Terjepit Diantara Akar-akar Mangrove

Memungut Buah Mangrove

Karena sebagian buah mangrove yang sudah tua belum jatuh, maka sebagian dari team pencari bibit mangrove harus naik ke pohon mangrove dan memetiknya. Hal ini dilakukan untuk memperoleh dengan cepat benih mangrove yang akan dibutuhkan. 

 Panjat Pohon Mangrove

Istirahat Sejenak Di Atas Pohon Mangrove Sambil Merokok. Mantab...

Tidak ada komentar: