Pak Kasun Mendukung Kami

Malam ini selasa 2 januari 2012 setelah sholat mahrib kami (Sugianto, Parmanto dan Edi Riyono) datang ke rumah pak Sunarto, Kasun (Kepala Dusun) Gandu desa Karanggandu Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek JATIM.  Maksud kedatangan kami tidak lain dan tidak bukan adalah menyampaikan niat kami  membentuk Paguyuban Tresno Kali Songo. Dengan penuh gembira ria Pak Kasun mendukung kami. Karena pak Kasun selama ini seolah-olah merasa sendirian di dalam mewujudkan cita-citanya yakni lingkungan sungai dukuh Dayu yang bersih dan bebas dari kotoran. Kami bertiga akhirnya bercerita panjang lebar.

Pak Sunarto Kasun Dukuh Gandu, Desa karanggandu, Kec. Watulimo Trenggalek Jatim
Setelah kami ber-Tiga dipersilahkan duduk oleh pak Kasun, Saya (Sugianto) selaku ketua rombongan menyampaikan ide tentang rencana kami membuat paguyuban Tresno Kali songo. "Misi pagutuban Tresno Kali Songo adalah berjuang bersama-sama masyarakat untuk menjaga dan mewujudkan agar aliraran air Kali Songo tetap jernih, bersih dan bebas dari segala bentuk sampah pak...". Mendengar dari yang kami sampaikan tadi pak Kasun menceritakan beberapa hal yang sudah dilakukan demi mewujudkan sungai yang bebas dari sampah. 

Pak Kasun telah membuat beberapa baleho ukuran satu kali satu meter persegi yang bertuliskan "Dilarang Membuang Sampah Di Sini". Dia menceritakan bahwa beberapa baleho telah di pasang di tempat-tempat dekat sungai. Hasilnya lumayan. 25 % masyarakat yang terbiasa membuang sampah di sungai mulai berkurang. Namun dia merasa kurang maksimal. Setelah mendapati kami yang datang ke rumahnya dan menyampaikan niat kami, beliau sangat mendukung dan menyarankan agar kami segera membuat kepengurusan dan merencanakan program-program sederhana yang dapat diterapkan di kampung kami.

Sepulang dari rumah pak Kasun, kami main ke Masjid. Kebetulan di masjid ada seorang teman, temannya teman kami yang rumahnya Prigi (desa sebelah desa Karanggandu). Obrolan di serambi Masjid pun akhirnya mengalir bak air Kali Songo dan berkelok ke persoalan Paguyuban. Dengan penuh antusias, temannya teman kami itu mendukung kami. Bahkan dia bersedia memberikan bibit ikan Nilanya kepada kami untuk di tabur di Kali Songo.

Setelah kami selesai ngobrol, akhirnya kami ber-Emat (Sugianto, Parmanto, Edi Riyono dan al-Malik Nur Zain membuat kesepakatan untuk membentuk kepengurusan Paguyuban Tresno Kali Songo. Sebagai bentuk gerakan sederhana, sebelum merencanakan dan menjalankan program kerja paguyuban, insya allah malam senin depan kami berkumpul dan mengundang tokoh-tokoh masyarakat untuk rembog bersama membahas persoalan sungai di kampung kami di rumahnya pak Kasun Dayu, Sunarto. 

2 komentar:

si beunteur mengatakan...

di kampung kami di Tegal Gundil juga ada inisiatif serupa Mas. Anak2 muda di sini sedang punya program utk penyelamatan Sungai Ciparigi, sungai kecil yg melintas di Kelurahan Tegal Gundil. Silakan pantau terus beritanya di blog http://kalamtegalgundil.co.cc

kalisongo mengatakan...

oke.... terimakasih mas atas infonya.....