Bikin Keranjang Tempat Sampah Di Depan Rumah Warga; Strategi Menghindari Buang Sampah Di Sungai

Setelah kegiatan tebar benih ikan pada tanggal 22 Januari 2012, malam ini tanggal 24 Januari 2012 (selepas adzan Isya') kami dari team paguyuban melakukan evaluasi. Agenda evaluasi diadakan di rumah ketua paguyuban. Untuk menyemarakkan acara evaluasi, ada santap malam yang menggoda perut yakni cimplung ketela pohon. Sambil menyantap ketela pohon yang direbus dengan gula merah itu dalam evaluasi kali ini team menemukan beberapa kekurangan serta masukan yang bagus bagi paguyuban.

 Rembug Evaluasi Pasca Penebaran Banih Ikan Di Kali Songo

Temuan di dalam evaluasi tersebut antara lain:
Pertama
Paguyuban belum merencanakan agenda lanjutan terkait penebaran benih. Akhirnya disepakati untuk mencari UU tentang penangkapan ikan. Selanjutnya mensosialisasikan UU tersebut kepada masyarakat di dukuh Dayu dan Complongan. Selain itu harus ada papan pengumuman yang dipasang di tempat umum terkait UU tersebut serta pelarangan menangkap ikan dengan alat yang merugikan yakni strum, putas dan obat-obatan yang dilarang.
Ke Dua
Terkait sampah yang ada di sepanjang sungai yang melintas di kampung, paguyuban merencanakan pengadan tempat sampah. Tempat sampah tersebut nantinya akan ditaruh di depan rumah warga yang berpotensi membuang sampah rumahtangganya di sungai. Karena tempat sampah tersebut membutuhkan biaya, kami (paguyuban) selaku penggagas juga berkewajiban mencarikan alternatif pembiayaan untuk pengadaan tempat sampah tersebut. Selain itu tempat pembuangan sampah terakhir juga masih dalam proses lobi dengan berbagai pihak diantaranya Perhutani, warga yang lahannya bisa dijadikan tempat pembuangan sampah terakhir dan lain-lain.

Tidak ada komentar: