Percabangan sungai Kali Songo

Kali Songo di kampung kami ini sesungguhnya memiliki banyak percabangan. Jika ditelusuri dari aliran yang melintas di kampung kami, tidak jauh kemudian akan dijumpai percabangan. Percabangan ini mengarah pada mata air yang terselinap di balik perbukitan (gunung Genthong). Sebelum sungai masuk ke perkampungan, masyarakat sudah membuat dam pembagi arah aliran air. Ada yang mengalir ke kiri dan ada yang mengalir ke kanan.
  Dam pembagi aliran sungai untuk area persawahan mayarakat dukuh Dayu dan Complongan

Bila volume air lumayan banyak seperti saat ini, maka aliran air nampak terbagi seimbang antara yang mengalir ke kanan dan yang mengalir ke kiri. Namun jika musim kemarau nampak tidak berimbang. Kadang yang mengalir ke sebelah kiri lebih banyak dari yang ke sebelah kanan. Demikain juga sebaliknya. Kadang hal ini membuat konflik di masyarakat.
Aliran air Kali songo sebelum sampai di dam ini sesunggunya ada lagi percabangan. Percabangan ini berada di tengah aliran kali songo. Badan sungai agak lebar dan bebatuan masih nampak berjajar banyak sekali di tengah sungai. Namun saat ini pembagian alirannya tidak seimbang. Karena masyarakat lebih memproyoritaskan ke arah kiri menuju perkampungan dan persawahan dari pada ke arah kanan yang menuju ke pekarangan dan langsung ke muara. Namun hal ini dapat mengurangi atau bahkan mematikan ikan di sepanjang sungai yang "dikeringkan" sepanjang kurang lebih 3 km. Serupa di bawah ini fotonya.
Aliran air menuju ke am dan perkampungan selanjutnya kepersawahan

Percabagan sungai yang dikeringkan
Dengan mengeringkan aliran sungai tersebut, maka akan banyak sekali ikan dan penguhuni sungai lainnya mati dan punah. Namun masyarakat tidak menyadari itu. Ada banyak alasan mengapa hal ini dilakukan antara lain adalah karena aliran yang dikeringkan itu tidak memberi curahan airnya ke sawah penduduk dan lain sebagainya.


4 komentar:

si beunteur mengatakan...

Mas, kalo lihat fotonya kayaknya dam itu mirip2 dam bikinannya Pemerintah deh. Masa sih bikinan masyarakat? Kalo perkiraan saya bener, jangan2 akar masalahnya bukan di masyarakat sekitar Kali Songo, tapi gara2 ada proyek pembuatan dam pembagi oleh Pemerintah itu.

kalisongo mengatakan...

Hem.... berarti aku musti menelusuri sejarah bambangunan dam di kampung-ku itu mbak.... kerena seingat saya, dam itu sudah ada sejak aku memiliki ingatan masa kecilku. hehehe

si beunteur mengatakan...

Mungkin juga itu Mas ...
Ehmmm ngomong2 saya biasanya tdk dipanggil Mbak, tapi Bang atau Mas (hihihiiii)

kalisongo mengatakan...

wah..... Sorry... ngapunten... berarti sangka saya salah selama ini. Ok. Terimakasih mas....