Kisah Sebuah Pohon Apel

Kisah Sebuah Pohon Apel Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Suatu ketika, hiduplah sebuah pohon apel besar dan anak lelaki yang senang bermain-main di bawah pohon apel itu setiap hari.

Ia senang memanjatnya hingga ke pucuk pohon, memakan buahnya, tidur-tiduran di keteduhan rindang daun-daunnya. Anak lelaki itu sangat mencintai pohon apel itu. Demikian pula pohon apel sangat mencintai anak kecil itu.

Waktu terus berlalu. Anak lelaki itu kini telah tumbuh besar dan tidak lagi bermain-main dengan pohon apel itu setiap harinya.

Suatu hari ia mendatangi pohon apel. Wajahnya tampak sedih.

"Ayo ke sini bermain-main lagi denganku," pinta pohon apel itu.

"Aku bukan anak kecil yang bermain-main dengan pohon lagi," jawab anak lelaki itu. "Aku ingin sekali memiliki mainan, tapi aku tak punya uang untuk membelinya."

Pohon apel itu menyahut, "Duh, maaf aku pun tak punya uang... tetapi kau boleh mengambil semua buah apelku dan menjualnya. Kau bisa mendapatkan uang untuk membeli mainan kegemaranmu."

Anak lelaki itu sangat senang. Ia lalu memetik semua buah apel yang ada di pohon dan pergi dengan penuh suka c
... baca selengkapnya di Kisah Sebuah Pohon Apel Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Hutan Mangrove di Hilir Kali Songo

Jika di hulu sungai Kali Songo ada perbukitan dan pepohonan yang dapat menjaga sumber mata air, maka di hilir sungai Kali Songo ada hutan mangrove yang bisa menjaga abrasi, menahan hembusan angin laut dan tempat tinggal bagi biota hutan mangrove dan satwa lainnya. Hutan mangrove memiliki fungsi penting bagi keseimbangan ekosistem di lingkungan kita, oleh karena itu kita semua wajib menjaga dan melestarikannya.

Tempat Pembibitan Mangrove

Pengumuman Pemenang Lomba Menulis

Assalamualaikum Wr. Wb
Pertama-tama saya ucapkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena telah memberikan kesehatan lahir dan batin kepada saya. Ke Dua saya sampaikan beribu-ribu terimakasih kepada seluruh peserta lomba yang telah meluangkan waktunya untuk mengikuti lomba menulis yang saya adakan. Ke Tiga saya mohon maaf yang sebesar-besarnya karena keterlambatan dalam menyampaikan pengumuman pemenang. Sungguh, saya memperoleh pelajaran yang sangat berharga dari semua peserta yang telah mengikuti perlombaan menulis ini.